Modifikasi Binatang untuk kepentingan Sains

Lengan Robot yang dikendalikan dengan Pikiran Monyet


Serangkaian eksperimen dari Dr. Andrew Schwartz di University of Pittsburgh mengujicobakan lengan robot yang bisa digerakan dengan pikiraan dari seekor monyet yang diimpan dengan chip.


Katak Transparan


Pada kasus ini Sel Katak dimodifikasi sehingga menghasilkan katak yang transparan, sehingga seluruh organ bisa terlihat dari luar. Percobaan ini dilakukan untuk mempelajari bagaimana proses perkembangan dan pertumbuhan organ serta dapat pula mempelajari proses penyebaran penyakit kanker dan lain-lain



Genetic Karma


Ayam mengerikan hasil rekayasa genetika oleh para ahli untuk mendapatkan ayam yang mudah untuk dikonsumsi. (tidak perlu lagi di cabut bulunya)
Inilah yang akan menggantikan ayam-ayam di restoran KF* dan MC*



Short Life Mosquito 


Nyamuk GENETIK dengan umur yang pendek...
Wah, bagus donk bisa menahan populasi nyamuk.... 



Kucing Bionik


Kucing ini memiliki kaki palsu untuk membantunya berjalan. Kucing bernama Oscar mengalami kecelakaan sehingga harus kehilangan kakinya, tetapi berkat operasi yang dilakukan Richard Nitsch dan David Anderson, kucing tersebut dimungkinkan untuk berjalan kembali dengan normal



The Spider-Goat


Kambing transgenetik ini mungkin sekilas sama dengan kambing kebanyakan tetapi kambing ini direkayasa dengan DNA laba-laba untuk menghasilkan susu dengan karekteristik khusus yaitu susu kambing tersebut dapat dimurnikan, dikeringkan dan ditenun menjadi sutera yang kuat. Suatu saat mungkin bisa menghasilkan sutera untuk bahan baku pakaian yang anti robek, tendon buatan atau parasut anti robek dll.



Ruppy, Anjing Transgenic yang Menyala dalam Gelap 


Saat ini banyak hewan yang di ujicoba dengan perpaduan DNA ubur-ubur agar berpendar dalam gelap contohnya babi, monyet, tikus. Tapi pada kasus ini seekor anak anjing bernama Ruppy digabungkan gennya dengan DNA ubur-ubur sehingga berpendar berwarna merah saat di bawah sinar UV. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana proses penyebaran penyakit ke generasi di bawahnya



Hyperoxic Dragonflies


Peneliti dari Arizona State University dalam konferensi Geological Society of America's 2010 menemukan bahwa Dragonflies atau capung dalam keadaan Hyperoxic ( keadaan dimana konsentrasi oksigen lebih besar) akan menghasilkan capung dengan ukuran diatas normal (sekitar 15 % lebih besar). Studi ini menyimpulkan bahwa pada zaman Paleozoic, ukuran binatang lebih besar karena konsentrasi oksigen dibumi juga tinggi pada saat itu



Susu Tikus


Susu bayi fomula walaupun diakui efektif tetapi tidak dapat menghasilkan susu yang secara protein menggantikan ASI. Sekelompok peneliti dari Rusia mengadakan penelitian dengan menyisipkan gen tertentu dari manusia untuk menghasilkan susu dengan kandungan laktoferin



Vacanti Mouse


Dr. Charles Vacanti dari University of Massachusetts pada tahun 1995 bereksperimen dengan memasukan sel tertentu dari sapi yang berfungsi untuk pembentukan telinga buatan yang akan di transplantasi ke manusia yang tidak mempunyai telinga pada kasus penyakit tertentu atau pada kasus kehilangan telinga pada kecelakaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...